by

Unsoed dengan Peternak Berkoperasi

Ahmad Zabadi (Deputi Bidang Pengawasan Kementerian Koperasi dan UKM) sebagai Keynote Speaker pada seminar virtual Poultry Indonesia Forum (PIF) edisi ke 4 dengan tema “Mewujudkan Demokrasi dengan jalan Peternak Berkoperasi” melalui aplikasi Zoom, Sabtu 07112020 yang diselanggarakan Majalah Poultry Indonesia. Pada seminar virtual PIF tersebut menghadirkan Suroto (Pengamat Koperasi), Suwardi (Ketua Koperasi Ternak Unggas Sejahtera Kendal), Sugeng Wahyudi (Ketua Koperasi Ternak Unggas Wirasakti Bogor) dengan moderator alumni Fakultas Peternakan (Fapet) Unsoed angkatan 2009
Farid Dimyati, ungkap Humas Dies Natalis Fapet Unsoed ke-54 Ir.Alief Einstein,M.Hum.

Suroto,SE. (alumni Fakultas Ekonomi dan Bisnis Unsoed, angkatan 1995)
  1. Dorong Peternak Untuk Berkoperasi
    Salah satu pembicara seminar virtual PIF Suroto,SE. (alumni Fakultas Ekonomi dan Bisnis Unsoed, angkatan 1995) dorong Peternak untuk Berkoperasi.

Suroto di Boersa Kampus, Purwokerto sebagai pendiri sekaligus manajer, selain itu Suroto jugs sebagai pengamat dan penggerak koperasi, menegaskan bahwa bahwa sistem koperasi merupakan kunci dalam pembangunan ekonomi kerakyatan.

Menurut pendiri dan penasehat KOPKUN Group Purwokerto, Suroto : “Jika ingin berjalan dengan baik, koperasi didasarkan pada nilai menolong diri sendiri, tanggung jawab, persamaan, keadilan dan solidaritas.

Selain itu, koperasi juga harus dijalankan dengan prinsip keanggotaan sukarela dan terbuka, pengendalian oleh anggota secara demokratis, partisipan ekonomi anggota, otonomi dan kemandirian, pendidikan dan pelatihan, serta informasi, kerja sama antar koperasi, hingga kepedulian terhadap komunitas/lingkungan, kata Suroto.

Direktur di Induk Koperasi Usaha Rakyat – INKUR (www.inkur.id) Suroto menilai, dalam bidang perunggasan, kekuatan korporasi telah menguasai segala lini, sehingga membuat peternak unggas tidak memiliki daya tawar yang membuat mereka terkooptasi di hadapan korporasi.

Dalam pandangan Ketua Kosakti (www.kosakti.id) Suroto : “Apabila koperasi perunggasan digarap dengan baik dan serius maka dapat menjadi modular canggih yang bisa dimanfaatkan peternak unggas di Indonesia agar dapat lepas dari ketergantungan terhadap cengkeraman korporasi ternak unggas kapitalis.”

“Kita harus perkuat sistem koperasi peternak rakyat. Tidak hanya fokus pada on farm-nya saja seperti yang terjadi pada kerja sama berbasis korporasi. Akan tetapi ke depan harus bisa juga seperti peternak unggas di Kanada maupun Selandia Baru yang peternak itu benar-benar berdaulat dan menguasai pasar melalui koperasi,” kata Suroto yang juga merupakan Ketua AKSES (Asosiasi Kader Sosio-Ekonomi Strategis).

Farid Dimyati (alumni Fakultas Peternakan Unsoed angkatan 2009)
  1. Peternak Berhimpun Dalam Koperasi
    Menurut Farid Dimyati yang juga Pemimpin Redaksi Majalah Poultry Indonesia mengatakan bahwa sejauh ini peternak rakyat mandiri memang dalam posisi yang dilematis. Dari segi input produksi, mereka sering tertekan dengan kenaikan harga DOC dan pakan, sedangkan pada saat panen, harga jual jauh dari harapan karena sering jatuh di bawah biaya pokok produksi. Hal inilah yang membuat mereka tidak memiliki daya tawar di hadapan pasar.

Dalam kondisi persaingan usaha yang tidak seimbang, peternak rakyat mandiri memang sudah seharusnya berhimpun dalam sebuah wadah bernama koperasi, kata Farid.

“Koperasi menjadi harapan peternak rakyat mandiri di tengah bisnis perunggasan yang semakin ketat. Koperasi di Indonesia juga semestinya bisa berkembang seperti koperasi peternak di negeri-negeri Barat yang dikelola secara profesional,” ujar Farid.

Dr.Ir.Lucie Setiana,MP. (ahli Pemberdayaan Masyarakat, tenaga Assesor Kompetensi dari LSP-PI_BNSP, dan Dosen Fakultas Peternakan Unsoed)
  1. Koperasi Menuju Kesejahteraan
    Selanjutnya, Dosen Fapet Unsoed yang juga ahli Pemberdayaan Masyarakat Dr.Ir.Lucie Setiana,MP. berharap jika SDM yang profesional berkumpul, bersatu, punya Visi, Misi, dan Tujuan yang sama untuk kemandirian serta Komitmen Pemerintah dalam Memajukan Koperasi Indonesia, maka Koperasi menuju Kesejahteraan akan bisa terwujud.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed