by

Diskusi Implementasi Kampus Merdeka

Ngapakuy.com – Perguruan tinggi bisa menerapkan kebijakan Kampus Merdeka dengan payung hukum yang telah diterbitkan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan ( Kemendikbud). Dalam Rangka untuk mewujudkan Kampus Merdeka khususnya di Wilayah PT Banyumas Sore tadi telah diadakan diskusi Bersama Aktifis Kampus Merdeka Indonesia Bapak Dr. Abe Susanto dengan Universitas Jenderal Soedirman Bapak Suprayogi, PhD dan Tim serta STMIK WUP. Salah satu hasil yang disepekati komitmen untuk mewujudkan Kampus Merdeka di Kampus UNSOED.

Abe Susanto mengatakan kampus merdeka memberikan kebebasan bagi mahasiswa untuk mengambil satu semester di luar program studi (prodi)-nya, dan dua semester di industri maupun kegiatan di luar kampus. Karenanya, kampus wajib menyediakan ruang tersebut.

Suprayogi mengatakan Gagasan Skema Kampus Merdeka menawarkan (skema) 5-2-1. Lima semester di dalam kampus, satu semester di luar prodi, dan dua semester di industri. Sedangkan skema kedua ialah 6-1-1, yang meliputi enam semester di dalam kampus, satu semester di luar prodi, dan satu semester di industri.

“Dengan demikian, mahasiswa memiliki experience (pengalaman) yang riil terhadap masalah di lapangan,” ujar Nurul Hidayat

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed