by

Kerajinan Bambu dari Kaki Gunung Slamet

Ngapakuy – Kemutug Kidul, salah satu desa yang berada di kaki gunung slamet, yang masuk dalam wilayah Kecamatan Baturraden, Kabupaten Banyumas, Provinsi Jawa Tengah. Lazimnya sebagai desa yang terletak di kaki gunung, mayoritas penduduknya akan bekerja sebagai petani. Namun ada yang unik dari segi mata pancaharian penduduk di desa ini, yaitu selain berprofesi sebagai petani, warga kemutug kidul juga banyak yang berprofesi sebagai pengrajin bambu. Hampir pada setiap sudut desa akan terdapat usaha kerajinan bambu milik warga. Kurang lebih terdapat 10 usaha kerajinan bambu yang berdiri di desa ini. Jumlah ini tergolong banyak mengingat wilayah desa kemutug kidul yang tidak terlalu luas. Selain itu, terdapat puluhan warga yang bekerja di usaha kerajinan bambu ini.

Usaha kerajinan bambu di Kemutug Kidul pada umumnya berfokus pada kerajinan bambu berjenis mebel, seperti kursi bambu, meja bambu, dan sebagainya. Produksi kerajinan yang paling banyak pada setiap usaha adalah kerajinan berjenis kursi bambu yang biasa disebut oleh warga sekitar dengan sebutan “males” atau “Kursi males”. Hampir pada setiap usaha yang berdiri pasti memproduksi jenis ini, karena pembuatannya yang tergolong mudah. Namun, ada beberapa pemilik usaha yang memiliki inovasi dengan membuat terobosan baru dalam model kerajinan bambu. Seperti membuat berbagai barang rumah tangga dari bambu, seperti meja TV, tempat rice cooker, meja makan, hingga tempat tidur.

salah satu produk kerajinan bambu

Walaupun produksi kerajinan masih dengan cara tradisional, namun pemasaran produk produk ini tidak hanya di sekitar wilayah banyumas ataupun hanya sekitar jawa. Akan tetapi sudah tembus sampai keluar pulau jawa, seperti Kalimantan, Sulawesi, Bali, dan Sumatera. Pada umumnya para pemilik usaha memiliki karyawan yang bertugas menjadi bagian marketing untuk penjualan diluar pulau. Rata – rata untuk satu kontainer bisa mendapatkan hasil sampai 100 juta rupiah.

Sekilas, nampak bahwa usaha kerajinan bambu seperti kurang menjanjikan. Akan tetapi jika ditelusuri keuntungannya cukup menjanjikan. Selain itu berdirinya usaha-usaha seperti ini telah membuka lapangan pekerjaan terhadap warga desa kemutug kidul. Sehingga tidak langsung mengurangi pengangguran di desa kemutug kidul dan menggerakan roda perekonomian warga.

Sumber : wawasan.co, satriajaya8.blogspot.com

diolah : H1D018030 – A’inur Kholiz Aprianto

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed