by

Penerapan AI dalam sektor pertanian

Indonesia sebagai negara kepulauan yang luas, dianugerahi kekayaan alam yang tidak ada habisnya. Dari keindahan alam untuk wisata sampai kekayaan alam yang dapat diproduksi sendiri, contohnya dari sektor pertanian.

Indonesia merupakan negara agraris yang berarti sektor pertaniannya memegang peranan penting dari keseluruhan perekonomian nasional. Hal ini dapat ditunjukkan dari banyaknya penduduk atau tenaga kerja yang hidup atau bekerja dalam sektor pertanian atau dari produk nasional yang berasal dari sektor pertanian.

Saat kita membuka beberapa situs di internet, di akhir tahun 2020 ini kinerja sektor pertanian meningkat drastis. Namun tidak dapat dipungkiri bahwa di Indonesia tetap ada ancaman gagal panen seperti tahun tahun sebelumnya.

Kementrian pertanian mencatat 3 hal utama penyebab gagal panen yaitu banjir, kekeringan, dan serangan organisme pengganggu tumbuhan (OPT). Kegagalan panen inilah yang membuat petani di Indonesia rugi, begitu pula dengan masyarakat di Indonesia yang akan terkena dampaknya.

Selain memberi informasi dan solusi kepada petani tentang pengolahan lahan dan pemberian asuransi kepada petani, sebaiknya petani di Indonesia mulai dikenalkan kepada teknologi di bidang pertanian. Contohnya adalah produk yang dihasilkan dari penerapan sistem kecerdasan buatan.

Menurut salah satu pendiri kecerdasan buatan yaitu John McCarthy, Artificial Intelligence atau kecerdasan buatan merupakan “The science and engineering of making intelligent machines” atau sederhananya yaitu proses simulasi kecerdasan manusia di suatu mesin melalui sistem komputer. Sejauh ini AI telah berevolusi untuk memberikan banyak manfaat spesifik di setiap industri, seperti dalam perawatan kesehatan, retail, dan lainnya.

Penerapan kecerdasan buatan dalam pertanian contohnya adalah mentransformasikan pertanian tradisional dengan kekuatan data. Seperti yang dilakukan perusahaan asal China FJ Dynamics, mereka mengembangkan berbagai mesin pintar atau smart machine untuk meningkatkan produksi dan keberlanjutan (sustainability) dengan mengurangi risiko dan menekan keharusan petani melakukan aktivitas fisik. Pemanfaatan data tersebut telah membantu petani untuk memutuskan kapan harus mulai menanam, kapan bisa panen, jenis tanaman apa yang akan ditanam, berapa banyak pupuk dan bahan kimia lainnya yang perlu digunakan, serta seberapa sering mengairi ladang. Ada juga mesin yang dapat melakukan penyemprotan pestisida dan herbisida yang beracun dan dapat dilakukan secara otomatis. Bahkan hasilnya akan lebih akurat dan dapat membantu mengurangi jumlah bahan kimia yang dibutuhkan. Teknologi tersebut tentunya sangat berguna bagi seluruh petani yang ada di dunia, termasuk di Indonesia.

Diharapkan dengan adanya penerapan AI atau kecerdasan buatan dalam bidang petanian, para petani dapat terbebas dari ketidakpastian dan risiko, serta efisiensi kerja meningkat. Oleh karena itulah diharapkan penerapan AI dalam bidang pertanian dapat diterapkan dengan cepat di Indonesia, dan tentunya dengan memperhatikan kesejahteraan petani di Indonesia. Penerapan AI jugalah yang diharapkan dapat mengurangi risiko gagal panen, dan dapat membuat sektor pertanian berkembang secara maksimal

Diva Kirana Perwirani/H1D020026

https://www.investindonesia.go.id/id/artikel-investasi/detail/sektor-pertanian-indonesia-di-mata-dunia#:~:text=Sejak%20dahulu%2C%20Indonesia%20selalu%20kaya,tebu%2C%20karet%20dan%20yang%20lainnya

https://www.google.com/url?sa=t&source=web&rct=j&url=https://core.ac.uk/download/pdf/12349153.pdf&ved=2ahUKEwjEiNyT5dLtAhVOeX0KHXepDr4QFjAEegQIEhAB&usg=AOvVaw1AN1nV-egWGB2eQ8EcvUPO

https://www.google.com/amp/s/www.kompasiana.com/amp/zhernos/5d4cf9c5097f366534099392/sejauh-mana-kemanfaatan-asuransi-pertanian-bagi-para-petani

https://infokomputer.grid.id/read/122290666/contoh-penerapan-artificial-intelligence-dan-cloud-di-bidang-pertanian?page=all

https://i0.wp.com/fin.co.id/wp-content/uploads/2018/12/petani.jpg?fit=1600%2C1066&ssl=1

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed