by

Artificial Intelligence : Dunia Seperti Apa yang Akan Kita Lihat

https://www.surveycto.com/blog/how-artificial-intelligence-is-changing-development/

Manusia sering diagung-agungkan sebagai makhluk Tuhan yang paling sempurna karena kemampuan berpikir mereka. Tapi, bagaimana jika sekarang alat ciptaan mereka dapat melakukan hal tersebut dengan lebih baik? Akan menjadi seperti apa dunia ini?

Kita ambil contoh machine learning. Machine Learning, merupakan sebuah teknologi yang merupakan percabangan dari AI (Artificial Intelligence). Teknologi ini memungkinkan sebuah mesin/komputer untuk belajar dari data dan kemudian mengambil data dari pengalaman. Dunia yang akan kita lihat beberapa tahun mendatang mungkin adalah dunia yang dipenuhi oleh AI dan segala percabangannya termasuk machine learning.

Lalu, bagaimana machine learning ini akan dimanfaatkan? Sebenarnya saat ini sudah banyak pemanfaatan machine learning dalam kehidupan sehari-hari, sebut saja rekomendasi barang yang tampil di halaman media sosial kita. Tapi kali ini, kita akan melihat bagaimana dengan teknologi yang sama, kita dapat melihat dunia baru ini dengan cara yang berbeda.

Kita bisa lihat penerapan machine learning yang ada di drama korea “Start-Up”. Drama ini bercerita tentang sekumpulan anak muda yang ingin mendirikan start-up impian mereka dengan bantuan dari sand box. Di Demo Day yaitu hari ketika para CEO mempresentasikan ide bisnis mereka dengan tujuan mencari investor, ada dua tim yang membuat produk yang memanfaatkan kecerdasan buatan. Mereka adalah Injae Company dengan Guardians AI dan Samsan Tech dengan aplikasi NoonGil.

Guardians AI buatan Injae Company bertujuan untuk mengamati rekaman dari kamera CCTV dan menghubungi pihak yang dibutuhkan ketika mendeteksi pergerakan orang yang mencurigakan. Satu lagi kelebihan yang mereka klaim yaitu mereka dapat mengurangi biaya pegawai hingga hanya menjadi seperenamnya saja. Jika tidak ada Guardians AI, satu orang dapat mengawasi 50 CCTV, tapi dengan menggunakan teknologi tersebut, satu orang dapat mengawasi hingga 300 kamera CCTV. Tentu bagi perusahaan seperti pusat perbelanjaan yang membutuhkan banyak kamera pengawas, hal ini akan sangat menguntungkan, tapi ada berapa banyak orang yang harus kehilangan pekerjaan karena teknologi baru ini?

Kemudian yang kedua yaitu aplikasi NoonGil buatan Samsan Tech. NoonGil adalah sebuah layanan untuk tunanetra yang terinspirasi dari hewan pemandu tunanetra. Aplikasi ini menggunakan teknologi image recognition yang kemudian dipadukan dengan API dari Yeong-sil, sebuah teknologi menyerupai speaker pintar dari google, Google Nest. NoonGil akan menerima pertanyaan dari pengguna seperti “Yeong-sil ada apa di depanku?”, lalu kemudian Yeong-sil akan mengatakan apa yang dilihat dari kamera smartphone pengguna.

Demo Day
Source : tvn & netflix

Setelah melihat dua contoh di atas, bagaimana penilaian kita tentang kedua teknologi tersebut? Tujuan utama Guardians AI adalah mengurangi biaya pegawai sehingga biaya tersebut bisa dialihkan ke sektor yang lain, sedangkan NoonGil bertujuan untuk membantu orang yang membutuhkan. Kita mungkin dengan mudah menyimpulkan bahwa NoonGil adalah si baik, dan Guardians AI adalah si jahat. Tapi pertanyaannya bukanlah itu. Kedua teknologi tersebut pasti punya kebaikan dan kekurangannya masing-masing. Pertanyaannya adalah, di mana kita akan berada dalam laju perkembangan teknologi yang sangat cepat ini? Orang yang merasa dirugikan, orang yang merasa dimudahkan, atau orang yang menciptakan dunia baru tersebut? Kita tidak akan bisa menghentikan perubahan ini, yang bisa kita lakukan adalah berusaha sebaik mungkin agar menjadi pihak yang tidak dirugikan dalam setiap perubahan yang terjadi.

Ditulis oleh : Diah Martina Lestari (H1D020066)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed